Dewan Penasihat Lembaga PETIR “Habib Muchdor Assegaf, Apresiasi Atas Capaian Kerja Kakanwil Kemenkumham dan Kajati Kalsel

Daerah20 Dilihat

sangrajawalinews.com – Kalsel – Dewan Penasihat Lembar Organisasi Persaudaraan Timur Raya PETIR” Habib Muchdor Assegaf, berikan Apresiasi Kepala Kanwil Kemenkum HAM, KalSel” Taufiqurrakhman juga kepada Kejati Kalsel “Mukri, atas berbagai capaian kerjanya di wilayah Kalimantan Selatan, dapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPR RI” Jumat 3 Mei 2024.

Sebagai mana diketahui sebelumnya kunjungan kerja RESES Komisi III DPR RI, sambangi Kajati juga Menkumham wilayah Provinsi Kalsel, yang mana Kepala Kejati Kalsel “Mukri bersama Kepala Kanwil Kemenkum HAM, Kalsel Taufiqurrakhman, terima kunjungan kerja Reses Komisi III DPR RI, beserta rombongan yang mana kegiatan tersebut bertempat di Aula Anjung Papadaan Kejati Kalsel, Banjarmasin,” Pada Senin (29/4/2024).

Turut hadir dalam kesempatan itu Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al-Habsyi, bersama Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, beserta rombongan dalam rangka program Kerja Masa Reses Persidangan IV Tahun Sidang 2023-2024.

Seperti yang diketahui kunjungan masa Kerja Reses tersebut Komisi III DPR RI, mensupport terhadap pencapaian kinerja Kajati dan kebutuhan anggaran, sebagai Mitra Kerja Komisi III DPR RI di Provinsi Kalsel agar memaksimalkan tupoksinya, seperti Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Narkoba yang menarik perhatian masyarakat, serta mendukung agar tercapainya penerapan penyelesaian hukum dalam penanganan perkara dengan pendekatan Restorative Justice (RJ).

Lebih lanjut Habib Muchdar Hasan Assegaf juga merupakan sebagai Dewan Kehormatan Lembaga Adat Dayak (BAPASAK) menyampaikan
Ini wujud keberhasilan Kemenkumham, meski kondisi sangat terbatas, tetap bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat” terangnya.

Kendati demikian Habib Muchdar meminta agar pihak Lapas lebih aktif lagi melakukan pembinaan, seperti lahan ‘tidur’ yang dimiliki Kemenkumham harus bisa dimanfaatkan sebagai Lapas terbuka, Habib Muchdar yakin di Kalsel banyak WBP yang layak dikaryakan, sebab sinergi dan kolaborasi dengan pemda sangat diperlukan, agar ketika mereka keluar bisa langsung bekerja,” jelasnya.

Sumber: Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *