Sejumlah Calon Tim Divisi Pengawas Pinjeman Rakyat, di Bentuk Forwatu Banten

Daerah312 Dilihat

sangrajawalinews.com – Lebak – Jum’at 10 Mei 2024 pukul 14.32 WIB sejumlah calon Tim Divisi Pengawas Pinjaman Rakyat mendatangi kediaman Presidium Forum Warga Bersatu Banten di Kampung Pabuaran RT 02 RW 01 Desa Warunggunung Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak Banten.

Maksud kedatangan para calon Tim Divisi Pengawas Pinjaman Rakyat ialah mengikuti pembekalan langsung mengenai mekanisme kerja dan proses penanganan serta aturan yang diberlakukan oleh Layanan Pembiayaan yang beredar di Masyarakat khususnya Kabupaten Lebak.

Dalam sambutan dan arahannya Presidium Forum Warga Bersatu Banten menegaskan Urgensi Divisi Pengawas Pinjaman Rakyat atau disingkat DPPR di bentuk untuk mendampingi sejumlah masalah yang dihadapi oleh masyarakat Lebak yang terlanjur menjadi nasabah di sejumlah Layanan Pembiayaan di wilayah Lebak.

“Fungsi Divisi ini dibentuk tak lain ialah menjadi garda terdepan dari Forum untuk tangani perkara yang berkaitan dengan salah kaprah pinjaman yang beredar di Masyarakat. Fokus kegiatan DPPR ialah mengidentifikasi masalah dan mengaitkan dengan aturan yang berlaku untuk dijadikan acuan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan berkaitan dengan Pinjaman.” Ungkap Arwan.

“Divisi ini nanti akan ditugaskan untuk berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan Bank Indonesia untuk menertibkan Layanan Pembiayaan yang dapat memicu Gejolak Sosial di Masyarakat. Deteksi dini nya ialah Tabayun terhadap sebuah peristiwa yang terjadi lalu memverifikasi Nasabah dan Perusahaan untuk memastikan letak salah peristiwa yang dijadikan rujukan untuk diselesaikan. Nantinya Kita akan membuka Posko Pengaduan sebagai bagian dari upaya untuk melayani Masyarakat pada soal Perbankan atau Koperasi yang beredar ditengah masyarakat.” papar Arwan dalam Arahan yang disampaikan dihadapan sejumlah Calon Tim.

Pada sesi Diskusi didapatkan beragam empiris atau pengalaman calo tim dan usulan dalam mekanisme kerja yang dilakukan oleh Tim DPPR.

“Saya sejak dulu memahami lemahnya pengawasan pemerintah soal Dana yang bergulir di tengah masyarakat salah satunya ialah PNM MEKAAR yang diakui miliki izin OJK. Namun faktanya Oknum pegawai atau mungkin arahan dari pimpinannya tak menjalankan SOP yang sudah ditetapkan dalam aturan. Semisal menagih sampai jam 9 Malam, nasabah yang direkrut tak memperhatikan syarat meminjam dengan tidak memperdulikan soal penghasilan yang seharusnya calon nasabah miliki penghasilan di atas Rp. 800.000” papar Agus Sugianto Wibowo yang diundang dari Unsur Komunitas Banten Bersih.

Sementara Amung Unsur GPO Lebak menyambut baik ide Divisi diluncurkan mengingat cara menyelesaikan persoalan-persoalan di bawah wajib memahami aturan.

“Beberapa persoalan yang dihadapi oleh Kami (GPO KKPMP LEBAK) adakalanya alot salah satunya menghadapi Layanan Pembiayaan yang sudah berizin. Maka Saya mendukung Divisi ini diluncurkan oleh Forwatu Banten!” Pintanya.

Ditempat yang Sama Ketua DPRT BPPKB Jagabaya dan Pengurus GP Anshor menyatakan hal yang berbeda.

“BPPKB Tegas melarang Pengusaha menagih di wilayah Kami mengingat masih memanasnya peristiwa dulu, namun sejauh ini Kami perlu arahan soal aturan yang wajib Kami ketahui dan Saya siap ditempatkan di manapun oleh Presidium Forum Warga Bersatu Banten!” Ungkap Pria yang biasa disebut Bang Wao.

“Saya rasa Forwatu Banten harus berani juga membuat sebuah terobosan undang seluruh kepala Desa minimal di kecamatan Warunggunung usulkan BUMDES Simpan Pinjam, Take Over seluruh utang warganya dan Warga bisa mencicil tanpa bunga ke Desa. Soal Divisi Pengawas Pinjaman Rakyat Segera diluncurkan dan ditetapkan Saya siap ikut arahan!” tegas Daman.

Presidium Forum Menetapkan Agus Sugianto Wibowo sebagai Koordinator dan lainnya sebagai Anggota dan ditetapakan Wilayah Kerja dimulai dari 4 Kecamatan (Warunggunung, Cibadak, Rangkasbitung dan Cikulur).

Berikut Nama-nama Tim Divisi Pengawas Pinjaman Rakyat yang akan di SK Kan oleh FORWATU BANTEN:

Penanggung jawab: Arwan., M.Si
Pembina: Suparmin., S.Sos
Ketua: Agus Sugianto Wibowo
Anggota
1) Ahmad Nurachman
2) Nurwao
3) Abadi
4) Amung
5) Daman
6) Avad Darmawan
7) Irwansyah
8) Husaeri
9) Asep Mubin
10) Udin S

(Aguh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *