Kecaman Terhadap Pemberitaan Tidak Akurat: Oknum Wartawan Makassar Diduga Membuat Kekacauan”adalah Hoax.

Uncategorized133 Dilihat

“Kecaman Terhadap Pemberitaan Tidak Akurat: Oknum Wartawan Makassar Diduga Membuat Kekacauan”adalah Hoax.

Sangrajawali News- Pemberitaan baru-baru ini tayang di media online Koranmerahputihnews com.menyoroti tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum wartawan online Makassar yang sering kali menciptakan keonaran. adalah Hoax.Hal ini menimbulkan kekhawatiran serius dan membutuhkan perhatian mendalam, karena apakah “salah jikalau seorang mengirim rekaman suara untuk mengingatkan Oknum wartawan yang ID card dan surat tugasnya sudah mati alias (kadaluarsa) ke grup instansi polri.karena dalam hal ini tidak ada yang salah dengan tindakan tersebut.

mengirim rekaman suara untuk mengingatkan Oknum wartawan yang ID card dan surat tugasnya mati alias (kadaluarsa) ke grup instansi Polri adalah langkah yang wajar dan bertujuan baik.saat konfirmasi bersama teman-teman media.Ini adalah upaya untuk memastikan bahwa Oknum wartawan yang tidak lagi memiliki legitimasi resmi untuk meliput kegiatan tetap diawasi dan diingatkan tentang pentingnya memperbaharui identitas mereka. Ini dapat membantu mencegah masalah yang mungkin timbul akibat peliputan yang tidak dilindungi oleh undang-undang pers.

Karena pemberitaan yang dihasilkan seharusnya didasarkan pada fakta yang akurat.seperti Pemberitaan yang telah dipublikasikan oleh salah satu media online yang bernama KoranmerahputihNews, com dan kemudian dihapus, mengindikasikan adanya potensi upaya untuk merusak reputasi sesama media. Hal ini menunjukkan perlunya kehati-hatian dalam memverifikasi informasi sebelum dipublikasikan, serta pentingnya menjaga integritas profesi wartawan.(8/6/2024)

Sebagai seorang wartawan yang mewakili organisasi di bawah naungan undang-undang pers, wajar kalau Rosmiani (Mia) mengkhawatirkan akan maraknya oknum wartawan yang tidak memperbarui identitas mereka, seperti ID card dan surat tugas,  karena peliputan yang tidak dilindungi oleh undang-undang Pers berdampak  mengancam integritas profesi dan kepercayaan masyarakat terhadap media.

apa lagi Selain itu, hilangnya pemberitaan tanpa klarifikasi terlebih dahulu kepada oknum wartawan yang bersangkutan menunjukkan kurangnya ketelitian dan keseriusan dalam menyajikan informasi.tindakan klarifikasi yang dilakukan oleh oknum wartawan di Polres Gowa menyoroti pentingnya kejelian dalam menangani informasi yang dapat mempengaruhi opini publik.

Diharapkan rekan-rekan wartawan dapat lebih memerhatikan fakta dan kejadian di lapangan, serta melakukan konfirmasi kepada narasumber sebelum mempublikasikan berita. Apalagi yang bersangkutan sudah ke humas Polres Gowa sudah konfirmasi bahwa berita yang tersebar tentang dirinya itu adalah hoax.Hal ini sangat penting untuk menjaga integritas dan kredibilitas profesi wartawan, serta untuk menghindari dampak negatif terhadap nama baik media yang bersangkutan.
Rosmiani (Mia)melaporkan dari Gowa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *