Diduga APR/BPN Kota Lubuklinggau Telah Mengubah No Sertifikat Yang Dalam Keadaan Perkara

Daerah71 Dilihat

sangrajawalinews.com –  Lubuklinggau – Kantor ATR/BPN kota lubuklinggau hari ini di geruduk dua orang ternama Fahmi Imam Maulana. S.H dan Hendrian.S.H.C.Me, Selaku kuasa hukum dari ahli waris tanah milik Zainal Arifin.

Guna menanyakan perihal adanya Di duga APR/BPN telah mengubah No sertifikat sertifikat yang dalam keadaan berperkara tampa ada alas hak yang jelas jadi kamu kuasa hukum sangat di rugikan Kelayan kami.

Karena lokasi tanah tidak sesuai dengan titik koordinat di lokasi tanah yang bersertifikat atas nama Bani yang di akui miliknya, yang berada di kelurahan Rahma selatan 1 kota lubuklinggau.

Sedangkan surat tanah yang bersertifikat atas nama Bani berbeda dengan surat jual beli awal atas nama Hatta sehingga sertifikat tanah milik Bani tersebut perlu di pertanyakan ke pihak ART/BPN kota lubuklinggau di karenakan adanya keraguan.

Menurut kuasa hukum Zainal Arifin Fahmi Imam Maulana,SH. mekanisme jual beli tanah itu sangat di ragukan sekali waktu jual beli tidak mengudang dari pihak ART/BPN kota lubuklinggau.

Setiap adanya jual beli tanah itu kita harus jelas,,Ada saksi batas,,ART/BPN,,Pemerintah Setempat dan kedua belah pihak penjual dan pembeli yang ikut hadir saat pengukuran tanah tersebut sebelum pihak ART/BPN mengeluarkan Sertifikat tanah.

Karena saat di cek ulang melalui GPS Keberadaan tanah bersertifikat milik Bani itu tidak sesuai atau melenceng jauh dari titik koordinat di lokasi tanah yang di akui miliknya.

Zainal Arifin melalui kedua kuasa Hukumnya Fahmi Imam Maulana,,SH dan Hendrian, S.H.C.Me, menyampaikan kepada awak media mungkin dalam waktu dekat akan di lakukan Aksi di depan kantor ART/BPN.

Untuk meminta penjelasan dari pihak ART/BPN Kota Lubuklinggau, Terkait Kepemilikan sertifikat tanah atas nama Bani, Tuturnya kepada awak media Jumat 28 Juni 2024 , (feri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *