Tukang Kebun di Salah Satu Sekolah di Kediri Tewas Terjatuh dari Lantai Tiga saat Pasang Kabel Wifi

News20 Dilihat

Sangrajawalinews.com | Kediri Kota – Seorang tukang kebun dilaporkan tewas saat memasang kabel wifi di salah satu sekolah menengah setingkat SMP, Kota Kediri Jawa Timur, Rabu 10 Juli 2024.

Korban adalah AS, usia 58, warga Jalan Raung Gang Masjid 8 RT.03 RW. 03 Kelurahan Banjar Mlati, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason mengatakan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.

Menurut Kapolsek Mojoroto, korban memasang kabel wifi di salah satu sekolah setingkat SMP tersebut bersama dua rekannya ( saksi ), dan sekolah saat kejadian dalam kondisi libur ( tidak ada kegiatan belajar mengajar).

” Awalnya, korban dan rekannya akan memasang kabel wifi dari lantai tiga ruang Multimedia melalui lubang jendela, dengan cara rekannya membuka dan memegang pintu jendela, kemudian korban keluar jendela dengan cara melangkahkan kaki keluar, jarak antara jendela dengan lantai luar kanopi beton berjarak tinggi dua meter, dengan lebar kanopi satu setengah meter,” kata Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, Rabu (10/07), menjelaskan kronologi kejadian.

Lebih lanjut, Kapolsek Mojoroto mengungkapkan, kemudian korban turun di kanopi beton dengan posisi duduk namun pada posisi tidak seimbang sehingga mengakibatkan korban tergelincir jatuh ke tanah dengan ketinggian lebih kurang 8 meter, posisi tengkurap dengan luka kepala bagian samping kanan belakang, serta patah lengan sebelah kanan.

” Kemudian oleh warga dan pihak sekolah korban dibawa ke mobil operasional sekolah jenis Suzuki APV untuk dibawa ke halaman sekolah. Kejadian tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia,”

” Kemudian pihak Plt. Kepala Sekolah Bapak Chairul Niam menghubungi pihak Kepolisian,” tandasnya.

Kapolsek Mojoroto mengungkapkan, setelah polisi menerima laporan dari pihak sekolah, sejurus kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan langkah – langkah Kepolisian. Dalam keterangan nya pihaknya menyebut masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, dengan meminta keterangan beberapa saksi, termasuk rekan kerja korban dan pihak sekolah. (**her )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *